Tampilkan postingan dengan label Software Render. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Software Render. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 April 2018

Review & Mencoba Twilight Render V.2 for SketchUp

Review & Mencoba Twilight Render V.2 for SketchUp
Twilight Render V2 menyediakan versi free yang lumayan lengkap fiturnya untuk mengubah model SketchUp Anda menjadi gambar foto-realistis. Sebagai sebuah plugin render Twilight menyediakan fitur pengaturan material, lighting/pencahayaan, enviroment, bahkan sampai ke animasi & fitur post processing agar hasil render anda Realistik. Menurut saya cukup lengkap untuk sebuah plugin render. Kelebihannya yang tak kalah penting adalah freeware alias gratis.

Template Material

Ini merupakan fitur favorit saya atau mungkin Anda juga. Twilight menyediakan sangat lengkap material. Dari mulai kayu, lantai, kaca, logam. cat, dll. Menerapkannya juga sangat sederhanan & mudah. Semudah setting material di Sketchup.
Template material twilight rendre

Template render twilight

Template Render Photo Realistik

Seperti kita ketahui, di render engine lain untuk setting parameter render yang kita inginkan cukup memakan waktu yang lama. Walau sudah disediakan template default, namun tidak sebanyak template seting yang disediakan Twilight. Berikut adalah beberapa metode & setting rendernya. Anda juga bisa memilih mulai dari tingkat low res sampai Hi-res. Kita bisa mencoba satu persatu. Setelah mendapatkan hasil terbaik, maka simpanlah setingan tersebut untuk project render berikutnya. 
  • Ray Tracing
  • Photon Mapping
  • Path Tracing
  • Bi-directional Path Tracing
  • Metropolis Light Transport
  • Clay, Depth, Alpha Mask, and more

Render objek yang dipilih

Tidak hanya template seting. Tapi twilight juga menyediakan fitur render untuk objek/geometri tertentu dalam layak kerja Skechup. Misalnya dalam sebuah interior anda hanya ingin merender furnitur saja dulu, maka anda tinggal menandainya lalu render. Tidak perlu menghide atau menonaktifkan layer SketchUp.

Kamera Yang Intuitif

Camera Twilight Render
Twilight mampu merender persis apa yang Anda lihat di SketchUp Perspektif, Isometri, silindris, bulat, dll. Di render lain kadang sulit mendapatkan aspect ratio yang tepat. Camera hasil render tidak sama dengan tampilan layar kerja sketchup. Di Twilight hal tersebut tidak perlu terjadi.

Pencahayaan & Lampu

Pencahayaan & Lampu Twilight Render
Pencahayaan ini adalah hal yang tak kalah penting dalam menciptakan sebuah hasil render yang realistik. Tidak usah kuatir dengan pencahayaan, Twilight menyediakan banyak model & type pencahayaan. 

  • Point / Omni-directional
  • Spot dengan hotspot dan falloff
  • Proyektor Gambar
  • IES (Fotometrik)
Disediakan juga template material yang sudah di seting sebagai Cahaya. Anda tinggal memilihnya di koleksi material cahaya Twilight

Lingkungan, Matahari, & Langit

  • Langit Fisik bekerja secara otomatis dengan mengubah waktu dalam sehari
  • HDR / IBL High Dynamic Range Spherical Sky
  • Warna Langit
  • Pencahayaan Berbasis Gambar Bulat / Belahan Gambar (jpg / hdr)
  • Pencahayaan Proyeksi Probe HDR
  • Mudah konversi antar jenis
Lingkungan, Matahari, & Langit Twilight Render

Semua editor dapat diakses langsung dari toolbar Twilight Render, dan banyak fitur mudah tersedia dari salah satu menu konteks SketchUp. Twilight memanipulasi data langsung dari SketchUp, memberikan akses langsung ke lampu, Layer, Sceen, dan material. Semua data Twilight tersimpan tepat di dalam file Model SketchUp, jadi Anda tidak akan pernah kehilangan seting render apapun saat file model anda buka kembali. 

Pokoknya render ini sangat sederhana tapi punya kekuatan yang luar biasa dibanding render lainnya. Banyak lagi fitur yang dimiliki, sperti perhitungan layering dan Fresnel Ramp yang lebih tinggi, material yang se realistik aslinya. pemetaan BUMP/benjolan, tembus pandang, dan refleksi buram terbaik yang ada.

Demikian review saya mengenai render Twilight render ini semoga bermanfaat.

Sabtu, 24 Maret 2018

Cara membuat & menggunakan V-Ray Proxies

Cara membuat & menggunakan  V-Ray Proxies
Dengan Vray Proxies size file SketchUp anda akan semakin kecil & ringan. Karena komponen proxies ini hanya akan di load saat anda mulai render. Bisa dikatakan komponen vray proxies ini adalah komponen yang dinamis. Proses render pun akan sedikit lebih cepat karena lebih banyak RAM CPU & RAM GPU yang terbebas dari model sebelum render. 

Proxies ini lebih di tepat diterapkan untuk komponen-komponen sangat besar poligon/geometrinya. Contoh: Pohon dengan jumlah daun ratusan bahkan ribuan, komponen hasil Plugin Fur, rumput, kerikil & batu-batuan yang banyak, dan sebagainya. 

Tapi anda harus hati-hati menyimpan proxies ini. Karena sifatnya di load saat render. Maka file proxies anda harus tetap eksis di folder proyek render. 

Berikut adalah tutorial sederhana cara membuat & menggunakan vray proxies

1. Buka SketchUp, kita mulai dengan file baru.
2. Buat objek atau Import atau copy paste objek komponen yang akan di jadikan Vray proxies. Pada tutorial ini saya coba import sebuah pohon.
Cara membuat & menggunakan  V-Ray Proxies
3. Pastikan sudah terseleksi komponen tadi. 
4. Klik tombol "Export V-Ray Proxy", tunggu beberapa saat. Lamanya tergantung besar/banyaknya poligon. Pada contoh ini saya butuh sekitar 3-5 detik.
Cara simpan  V-Ray Proxies
5. Berikan nama. Walau sudah ada penanda extension *.Vrmesh, saya sarankan berinama yang sama dengan komponen pohon tadi. Boleh juga di tag tambah dengan kata proxy untuk mempermudah pencarian di windows explorer. Atau ya terserah anda saja.. hehehe

Cara load V-Ray Proxies

6. Setelah Anda klik Save, maka akan muncul opsi lanjutan. Muncul dialog untuk pengaturan proxy lainnya. Silahkan anda pilih opsi tipe proxy yang anda inginkan. Saya sarankan biarkan dulu pada pilihan default. Mungkin yang perlu anda set adalah banyaknya preview tris (triangle). Defaulnya adalah 100. Jika ingin lebih ringan bisa di perkecil. Tapi tampilan di SketchUp jadi tidak enak kelihatannya jika ada proxy lainnya yang berdekatan. 
Cara simpan komponen V-Ray Proxies
7. Klik OK Jika semua setingan sudah Anda atur. Maka anda sudah selesai membuat Komponen proxy.

Note: Tampilan komponen proxy pada layar kerja SU anda mungkin sedikit kelihatan aneh. Daun, dahan & ranting menjadi bentuk face segitiga semua. Tidak usah kuatir memang begitulah Viray proxy. 
Hasil Cara render Vray Proxy

Cobalah anda render, sepertinya kelihatan seperti komponen aslinya. Tidak ada sesuatu yang berbeda atau aneh saat di render. Tapi.... tunggu dulu, ini tidak semudah yang Anda bayangkan..wkwkw. Untuk mengetahui selanjutnya ikuti tutorial Cara menggunakannya berikut ini:


Cara meggunakan Proxy Komponen

1. Buat file baru atau open proyek 3D model anda. Dalam contoh ini saya coba open file lama saya.
2. Klik ikon "Import V-ray Proxy"
3. Akan terbuka dialog open file. Lalu pilih komponen proxy telah kita buat tadi. Kemudian klik "Open"
Cara membuka file Vray Proxies
Cara membuka file Vray Proxies
4. Tempatkan komponen Proxy tadi sesuai keinginan anda. Untuk memperbanyak anda tak perlu open lagi proxy tadi. Cukup copy saja ke posisi lainnya. Atau anda ambil dari jendela Tray Component anda.
Cara Menempatkan vray proxy
Contoh penempatan Vray proxies
5. Lalu cobalah render. Sebelum render biasakan Purge. Agar proses render ringan. Tunggu hasil render anda dengan sabar. Bagaimana hasilnya..? Wow....kenapa jadi kotak-kotak daunnya? Ada ada dengan dahannya..????
6. Harap anda tenang...hehehe. Coba bukalah Material editor Vray anda perhatikan ini. Ternyata saat tadi kita membuat Komponen Proxy, Vray tidak menyertakan maping materialnya. Malah diganti dengan material warna yang mungkin beda warnanya dengan proxy anda. Perhatikan pula ternyata membentuk satu grup material dengan nomor ID.

7. Silahkan ganti material dari komponen proxy tadi sesuai ID nya. Caranya terserah anda, apakah anda ingin membuat material baru untuk daun & dahan. Atau anda load vismat dari koleksi vismat anda. Jika tadi saat anda membuat proxy sebaiknya anda save material tadi untuk anda gunakan di lain waktu.
8. Setelah anda set materialnya sesuai IDnya. Silahkan Anda render lagi. Bagaimana hasilnya..? Ini hasil saya. Jika anda beruntung & benar dalam set material proxy, maka andapun akan sukses.

Cobalah anda praktekan & bandingkan size file dengan menggunakan komponen biasa yang high poligon & geometri. Bandingkan juga kecepatan Render Vray anda setelah mengganti semua komponen yang berat dengan komponen Proxies.

Jika teorinya benar ukuran semula komponen tersebut adalah 677KB. Setelah di konversi menjadi Vrmesh(Proxy) menjadi 302KB. dua material yang di save hanya 130KB. Ini hampir separuh dari ukuran komponen Aslinya dan hanya akan di load pada proses Render.

Namun kendalanya adalah jika komponen Vray Proxies tersebut kita save as menjadi komponen Sketchup, maka ukuran kadang lebih besar dari aslinya walau tidak terlalu beda jauh. Kelemahannya juga tampilan preview komponen proxies ini tidak nyaman untuk dilihat saat modeling. Tapi keuntungannya adalah kecapat dalam modeling & rendering.

Berikut saya sertakan file-file dalam tutorial ini agar anda mudah dalam mempelajarinya.
Mohon maaf jika ada kesalahan & kekeliruan. Jika anda bersedia silahkan tulis saran, kritik & pengalaman anda menggunakan Vray Proxy ini pada kolom komentar.